Ada kesalahan di dalam gadget ini

Senin, 29 Oktober 2012

♥ Umar bin Khattab yang Adil dan Bijaksana ♥




Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Sahabat saudaraku fillah...khalifah Umar bin Khattab adalah salah seorang sahabat nabi yang terkenal adil, bijaksana dan sangat hati-hati jika hendak berbicara maupun menjatuhkan hukuman kepada rakyatnya. Kerendahan hati serta keramahannya tak perlu disangsikan. Kesholehan, keberanian, ketaqwaan dan keimanannya menjadikan nama beliau mencuat di antara sekian banyak sahabat nabi bagaikan kemilau bintang di antara bintang lainnya.


Perbendaharaan ilmunya mengenai fiqih dan ilmu lainnya begitu luas dan mendalam. Beliau ibarat luasnya samudra yang tak mudah diselami walau oleh mereka yang pandai sekalipun.


Abdullah bin Mas'ud berkata tentang keluasan ilmu Umar bin Khattab "Umar termasuk orang yang paling tahu di antara kita tentang Kitabullah ( Al-Qur'an) khususnya mengenai fiqih.


Selain itu, Khalifah Umar juga berjasa dalam meletakkan tahun Hijriah untuk hitungan tahun. Hitungan Hijriah dimulai dari Hijrah Rasulullah dari Mekah ke Madinah yang lazim disebut tahun Hijriah atau tahun Hijrah.


Pada masa pemerintahannya semakin ditingkatkan bidang pemerintahan seperti mengadakan hubungan pos perhubungan lalu lintas. Badan kehakiman juga dibentuk dan lebih disempurnakan dari yang telah ada.


Beliau adalah pahlawan besar yang terkenal di padang pasir karena kegagahan dan keberaniannya. Sebelum masuk Islam, beliau terkenal sebagai musuh Islam. Akan tetapi setelah Nur Ilahi meresap ke dalam hati sanubarinya, maka jadilah Umar pembela Islam yang gigih dan perkasa.


Khalifah Umar juga terkenal dengan ketegasannya dalam menegakkan kebenaran. Oleh sebab itu beliau mendapatkan gelar Al-Faruq yang artinya sangat tegas dalam membedakan kebenaran dan kebatilan.


Kata bijak Umar bin Khattab yang terkenal adalah "siapa yang melihatku berbelok dari kebenaran, maka luruskanlah aku ini."


Saudaraku, semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah ini. Salam santun erat silaturrahim dan ukhuwah fillah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar